Ichsan Malik mengawali kiprahnya sebagai fasilitator resolusi konflik sejak tahun 1997. Saat itu, ia bekerja sebagai Biodiversity Support Project LSM Kemala. “Sebagai Koordinator Training proyek tersebut, saya memberikan pelatihan resolusi konflik yang berkaitan dengan Sumber Daya Alam. Selama tiga tahun saya pergi ke Papua, Sulawesi, Lampung, Sumatra, Jawa, dan Kalimantan untuk melatih staff LSM, korban konflik lingkungan, petani, perambah hutan,” tutur pria kelahiran Bandung, 6 September 1957 ini.
Pada tahun 2000, Ichsan mendapat undangan dari LSM Hualopu. Mereka memintanya menjadi mediator konflik di Maluku. Konflik tersebut awalnya dipicu oleh perkelahian seo ...
SATUNAMA bekerjasama dengan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) pada tanggal 21 – 24 November 2011 menyelenggarakan pelatihan ‘Civic Education for Governement and Civil Society: How to build a women perspective on environmental movement’. Acara ini diikuti oleh 22 orang yang berasal dari elemen pemerintahan di tingkat kampung dan desa juga aktivis organisasi masyarakat sipil.
Pelatihan ini bertujuan untuk membangun perspektif perempuan dalam gerakan lingkungan. Peserta aktif berpartisipasi dalam setiap sesi karena proses dirancang dengan pendekatan pendidikan orang dewasa. Melalui pelatihan ini, peserta diajak untuk memiliki kesadaran baru mengenai cara me ...
Oleh : Kace Tuhehay, KARINAKAS - Yogyakarta
Perspektif terhadap isu difabilitas hingga kini belum dipahami sepenuhnya oleh masyarakat luas. Bahkan, pemerintah yang menjadi penyelenggara negara sampai saat ini belum mempunyai perspektif yang baik mengenai difabilitas. Sampai dengan saat ini kesungguhan pemeritah untuk mengakomodir kebutuhan para difabel dalam berbagai program belumlah maksimal. Padahal secara yuridis, di tingkat nasional dan internasional sudah ada kebijakan yang memastikan terpenuhinya hak-hak penyandang disabilitas/ difabel. Dalam covenan HAM; International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (CESCR),1966 diratifikasi dengan UU No. 11 Tahun 200 ...